Rabu, 05 Agustus 2009

PEMUDA DAN BINATANG

Aku adalah pemuda
Regenerasi dari sebuah peradaban kehidupan
Seorang pemuda harus progresif agar Negara bangga dengan tidak sebelah mata.

Pemuda haruslah seperti ular,
Meliukkan tubuhnya tanpa henti mencari jalan untuk sekedar memperpanjang hidupnya.
Pemuda haruslah seperti kancil,
Cerdik mencari celah dan berusaha tegar walaupun banyak diserang.
Pemuda haruslah seperti garuda,
Bangga mengepakkan sayapnya sembari waspada apabila ada musuh didepan mata.
Pemuda haruslah seperti semut,
Tidak sombong dengan sesama dan saling menolong kepada yang susah.
Pemuda bukanlah tiba-tiba diciptakan untuk mengisi dunia
Tapi pemuda bisa bergerak walau tembok menghalang.
Ciputat, 19 Agustus 2008

SEBELUM WAKTU TIBA

Sayang,
Kutunggu dirimu diperempatan sebelah utara alun-alun.
Disana akan kuceritakan tentang masa depan.

Sayang,
Tahukah kamu ?
Seminggu yang lalu mimpi mulai merasuk dan meracuni tidurku
Mimpi tentang seseorang menidurimu tanpa henti dan diwajah tersirat wajah kelelahan.

Sayang,
Kutunggu malam ini jam 7 malam diwarung tempat biasa kita makan
Kamu tahu ?
Bahwa akan kuceritakan tentang sesuatu yang terganjal.

Sayang,
Kemarin diagnosa derita hidupku sudah ada.
Bahwa denyut jantungku mulai malas untuk menari walaupun sekedar menari.

sayang,
jangan sampai mimpi itu hadir dalam realita
dan mengrogoti hidupku lebih cepat.

Sayang,
Agar kamu tahu ?
Ketika kamu tunggu diriku nanti
Jangan terheran bahwa aku tak temui dirimu
Karena saat ini denyut nadiku benarbenar berhenti.

Purworejo, 4 agustus 2009

Kamis, 03 April 2008

GERUTUAN

Biarkan anjing demokrasi terus menggonggong

tapi tetap saja tak terdengar bunyinya.

Omong kosong mahasiswa teriak tanpa ada derap kaki melangkah.

Saat ini panji-panji tidak berarti lagi

Saat ini orasi hanya sekedar ocehan

Saat ini long march Cuma berarti jalan sehat.

Dimana Tan Malaka sekarang

Soe Hok Gie

Atau siapa saja yang peduli....

Jangan sampai rakyat mati dinegeri sendiri


Menteng Atas, 7 Feb 08

AKHIRNYA SEBUAH PENANTIAN

: untuk H.M Soeharto

menunggu akhir yang damai dari sebuah hidup

tanpa ada yang berani mengganggu tidur nyenyak.

Torehan sejarah telah dibuat oleh kedua tangan

walaupun tak tahu yang mana benar atau salah.

Sorotan kamera menyoroti wajah sendu

sambil terus berharap kapan tanda Tanya

akan terbongkar jelas.

Sebuah cerita masa lalu terlukis dalam buku sejarah

tanpa ada yang tahu benar atau salah.

Kapan….???

Ada yang tersenyum lepas menyambut

Gembira atas hidupnya.

Korban Tanjung Priok

MALARI

GERWANI

PKI

Biarkan mereka juga tahu kapan hidupnya akan senang.

Belum jelas kasus tertutup atau dibiarkan mengangga

oleh hakim yang ditutup mulutnya.

Mereka terus meronta

Para arwah yang menuntut keadilan

Tapol/Napol

Buruh

Tani

Tragedi Trisakti

Semanggi

Mei berdarah

26 Juli 96

kaum miskin kota

semua menangis akibat luka bekas dipukul ditembak diperkosa dan dibunuh.

Media menyorot kebaikan sebuah kisah dari Bapak Pembangunan. Hening dan sendu diciptakan seakan Indonesia menangis karena ditinggalkan.

Tapi dibalik kesedihan karena berduka

mereka lupa bahwa dapur tak mengebul

karena tak punya apa-apa untuk di makan.

Sebuah harapan dimana rakyat bisa makan tapi tanpa pembodohan.

Menteng Atas, 3 Feb 08

Rabu, 02 April 2008

Minggu, 09 Maret 2008

INDONESIA DALAM KATAKATA 2

Dalam kotak layar kaca

diberitakan banyak peristiwa.

Sembako naik

Mahasiswa mengamuk

Rakyat makan nasi aking

Ibu stress minum Baygon

MATI

Menteng Atas, 3 Feb 08

INDONESIA DALAM KATAKATA


Indonesia dalam katakata

BBM murah

Tempe tahu

Sekolah bagus

Gaji buruh naik

Walau Cuma katakata.

Minyak tanah mahal

Ibu jatuh sakit

Ke dokter tak punya uang

Salah obat

MATI

Ya, memang katakata

Seandainya

Bukan cuma katakata

Pasti kita akan sejahtera.

Menteng Atas, 18 Jan 08